Sabtu, 24 Maret 2018

Melebihi Malpraktek Mereka Dokter Terjahat Kontroversial Yang Pernah Ada


Jack Kevorkian

Dokter Kevorkian telah masuk ke dalam topik berita paling kontroversial di Dunia. Ia diketahui telah mengakhiri hidup pasiennya yang sedang dilanda sakit parah dengan membantunya “bunuh diri”. Dikatakan bahwa dokter Kevorkian telah membiarkan 130 orang pasiennya  meninggal dunia melalui “bantuannya”. Ia menciptakan mesin Euthanasia sendiri, dimana mesin ini dapat memungkinkan pasiennya untuk meninggal dalam dua cara.

Cara pertama disebut dengan “Thanatron”, dimana ia menggunakan “IV” untuk menyuntikan garam, sodium thiopental, dan potasium klorida ke pasiennya. Cara kedua disebut dengan “Mercitron”, dimana cara ini melibatkan masker gas yang diisikan karbon monoksida. Dan pada akhirnya, tindakan dokter Kevorkian pun diselidiki dan ia ditangkap atas tuduhan pembunuhan tingkat dua dan mendapat hukuman penjara dari tahun 1999 sampai tahun 2007.

Walter Freeman



Walter Freeman adalah seorang ahli syaraf lulusan Yale dan Universitas “Pennsylvania Medical School”. Dokter Freeman telah melakukan lebih dari 3.500 terapi lobotomi di Amerika Serikat, khususnya memberikan terapi kepada Rosemary Kennedy. Meski saat ini lobotomi sudah tidak digunakan (karena tidak membantu sama sekali!), waktu itu, dokter Freeman mengklaim bahwa ia telah menyempurnakan terapi ini dan membuat terapi ini tenar, setelah ia berhasilkan melakukannya dengan sukses dan “menyembuhkan” pasiennya.

Namun, tampaknya dokter Freeman terlalu semangat dalam melakukan terapi ini, sampai - sampai ia sering menggunakan alat pemecah es (ini gila sekali) dari dapurnya untuk menyelesaikan lobotomi, dimana yang lebih parahnya lagi, ia menyelesaikan 20 terapi lobotomi dalam sehari tanpa menggunakan perlengkapan bedah dan membiarkan media dan orang – orang untuk menonton proses lobotomi, yang pada akhirnya menyebabkan pasiennya meninggal dunia saat alat pemecah es yang ia gunakan secara tidak sengaja masuk ke otak pasien. Kemungkinan, ini akibat ia tidak memperdulikan prosedur dan peralatan bedah yang standar dan mementingkan ketenaran dirinya sendiri.

Arnfinn Nesset



Arnfinn Nesset adalah seorang perawat (meski begitu, ia belajar untuk bisa seperti dokter) kelahiran 25 Oktober 1936 asal Norwegia yang didakwa karena telah membunuh 22 orang pasiennya pada tahun 1983. Semua pasiennya ini terbunuh oleh suntikan Curacit yang sangat mematikan, dimana sebenarnya Curacit adalah obat untuk merelaksasi otot.



Curacit adalah obat yang sangat sulit dilacak didalam tubuh, sehingga penyelidikan atas dakwaan kepada Arnfinn berlangsung cukup lama, sekitar 2 tahun. Arnfinn pun dijatuhi hukuman penjara selama 21 tahun (Hukum tahanan maksimal dalam pengadilan Norwegia) atas pembunuhan terhadap ke 22 pasiennya. Arnfinn pun sudah bebas dari penjara pada tahun 2004, dan ada rumor yang mengatakan bahwa ia masih tinggal disuatu tempat di Norwegia dengan mengganti namanya.

John Bodkin Adams



John Bodkin Adams adalah seorang praktisi umum yang kehidupannya selalu dipenuhi dengan pembunuhan dan penipuan. Dikatakan bahwa dari tahun 1946 – 1956, lebih dari 160 pasiennya meninggal dunia dengan mencurigakan. Dan 132 dari keseluruhan pasiennya ini, mereka menuliskan surat wasiat yang berisikan bahwa mereka memberikan warisan berupa uang ataupun barang berharga mereka kepada dokter Bodkin, yang kemudian diketahui bahwa semua surat wasiat tersebut adalah surat palsu yang dibuat oleh dokter Bodkin itu sendiri.

Untuk membunuh pasien – pasiennya, dokter Bodkin memberikan resep obat yang dosisnya dibuat secara berlebihan, yang pada akhirnya akan membunuh sang pasien. Pada akhirnya ia pun dicurigai pihak berwajib dan dibawa ke pengadilan setelah banyaknya laporan masyarakat tentang pasien – pasiennya yang meninggal dengan sangat cepat. Dia pun dituduh atas perbuatan penipuan, saat ia membuat dan menuliskan surat wasiat pasien tanpa pemberitahuan ke keluarga pasien.

0 komentar:

Posting Komentar